Cuaca di kawasan California Selatan, Amerika Serikat, diperkirakan lebih sejuk pada awal pekan setelah hujan mereda. Namun, kondisi tersebut diprediksi berubah menjelang akhir pekan seiring munculnya angin Santa Ana yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Mengutip laporan KESQ yang diterbitkan pada 12 Oktober 2026, hujan yang mengguyur kawasan Coachella Valley mulai beranjak pergi. Langit berangsur cerah ketika sistem tekanan rendah bergerak meninggalkan California Selatan.
Kondisi tersebut membuat suasana terasa lebih dingin dibandingkan suhu normal musiman di wilayah itu.
Angin Santa Ana Diprediksi Menguat Menjelang Akhir Pekan
Meski cuaca cerah mulai kembali, masyarakat di sejumlah wilayah California Selatan perlu mewaspadai perubahan pola angin. Angin Santa Ana berpotensi mulai berkembang pada Kamis, kemudian lebih terasa pada Jumat hingga Sabtu.
Angin ini dapat bertiup kencang di sekitar lereng pegunungan dan jalur lintasan pegunungan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena angin Santa Ana yang kering dan kuat dapat memperbesar potensi kebakaran serta mempercepat penyebaran api.
Setelah mengalami penurunan suhu pada awal pekan, temperatur diperkirakan meningkat secara bertahap. Suhu di sejumlah wilayah bahkan berpotensi kembali mencapai kisaran 90 derajat Fahrenheit atau sekitar 32 derajat Celsius pada pekan berikutnya.
Cuaca kering diprediksi bertahan hingga akhir pekan, sementara kekuatan angin berangsur mereda sebelum suhu kembali meningkat.
Perubahan kondisi tersebut menunjukkan bahwa warga California Selatan perlu memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca, terutama ketika angin kering mulai menguat. Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran tetap penting meskipun kawasan tersebut baru saja mengalami hujan.
